Berikut ini Sinopsis Karya Sastra Kumpulan Puisi Berjudul “Aku Ini Binatang Jalang” Karya Chairil Anwar, sang pelopor puisi Angkatan ’45 sekaligus pelopor puisi modern Indonesia.

Sinopsis ini ditulis oleh Dea Rahmawati, Salah satu anggota Dapur Sastra Universitas Kuningan.

sinopsis karya sastra kumpulan puisi aku ini binatang jalang chairil anwar dapur sastra universitas kuningan

1942

Nisan

Puisi ini bercerita penyair (aku) sedang merasakan kesedihan karena kematian sang nenek. Kematian sesuatu hal yang pasti akan datang kepada manusia. Sang nenek begitu ikhlas pasrah menerima takdir nya.

Penghidupan

Dalam setiap kehidupan pasti akan menghadapi masalah yang sulit untuk menguji hidup kita. Tetapi dibalik semuanya itu Tuhan akan menyiapkan kebahagiaan yang akan datang.

 

1943

Diponegoro

Perjuangan Diponegoro dalam berperang demi tanah air dan kemerdekan. Peperangan harus bersemangat saling percaya dalam Medan peperangan.

Tak Sepadan

Tokoh aku berangan-angan membayangkan takdir yang akan terjadi pada seseorang yang ia cintai, ada kerumitan, hingga perpisahan menjadi akhir cerita melihat kau bahagia meskipun aku terluka

Sia-Sia

Sebuah tawaran cinta dari seseorang dengan membawa karangan bunga, harapan agar menerima, namun waktu terbuang dengan sia-sia dengan memikirkan cinta, tawarang cinta pun tidak diterimanya, tersisa yang datang rasa sakit dan kesepian.

Ajakan

Tokoh aku yang mengajak seorang perempuan yang bernama Ida untuk kembali mengingat kenangan 17 tahun yang lalu, bersenang senang bersepeda menyusuri jalan walaupun hujan datang dan basah basahan.

Sendiri

Seseorang yang merasakan kesepian, kesendirian, akibat kesalahan yang ia lakukan. Dalam kesepiannya itu dia teringat dan merindukan sosok seorang ibu.

 

Pelarian

Masalah terjadi antara tokoh aku dan pasangannya, membuat pasangannya melarikan diri pergi meninggalkannya, sehingga sosok aku hatinya hancur dan kesepian. Pasangannya pun merasakan kesepian juga.

Suara Malam

Tokoh aku sedang merasakan kegelisahan, ia merenung di waktu malam hari tentang dunia yang penuh badai atau masalah. Sosok aku kini hanya terdiam karena ia merasa dirinya telah melewati batas.

Aku

Sosok aku yang berjuang untuk mencapai tujuannya yaitu kebebasan, digambarkan aku ‘binatang jalang’ yang berarti binatang liar atau bebas. Sosok aku yang ingin bebas tanpa ada peraturan atau larangan apapun, ia tidak peduli apa yang nanti dihadapi nya ia berharap untuk bisa mencapai tujuan nya itu.

Hukum

Sisokt perwira muda berbaju abu tebal dengan perjuangannya. Dia berhasil menangkis serangan lawan dan orang menyebut satu nama jaya. Dia dikenal, dimengerti, dan dinanti oleh orang-orang karena jasa dan perjuangannya.

Taman

Taman ibarat sebuah rumah yang ditempati sosok aku dan pasangannya walaupun kecil sederhana tetapi tidak ada masalah. Kita saling melengkapi bagai kumbang dan kembang tidak ada satupun yang hilang, penuh keceriaan tempat meninggalkan dunia manusia.

Lagu biasa

Pertemuan seseorang dengan dia di teras rumah makan, berkenalan dan berpandangan. Dia justru tertawa dia berkata dengan suara nyaring tinggi yang membuat terpesona. Mengibaratkan sebuah orkes “Carmen”. Dan dibawanya ke dalam sebuah doa.

Kupu Malam Dan Biniku

Sosok aku yang membuat perselisihan dalam rumah tangga nya walaupun usia pernikahannya sudah 7 tahun lebih bahkan tokoh aku ditipu oleh bininya. Tokoh aku yang tidak ingin mengingat luka itu di masa lalunya.

Penerimaan

Tokoh aku yang telah menerima dengan ikhlas penghianatan kekasihnya karena ia telah membagi cintanya. Tokoh aku yang kini telah menerimanya dengan sepenuh hati dengan syarat tidak akan membagi cintanya lagi.

Kesabaran

Tokoh aku yang sedang berusaha sabar dalam menghadapi masalah kehidupan dan 

berupaya untuk tidak mendengarkan orang lain. Aku yang hanya memilih diam, sabar, bersikap bodo amat karena aku yakin bahwa masalnya akan berakhir.

Perhitungan

Tokoh aku yang bingung mencari sebuah rumah, namun ia belum menemukan rumah yang sesuai dengan yang dicarinya. Dalam kesunyian malam pun ia masih terus mencari.

Kenangan

Kisah cinta antara penyair Chairil dengan perempuan bernama Karinah namun mereka harus berpisah sebelum bersatu. Namun kini hanyalah bisa dikenang.

Rumahku

Rumah yang digambarkan terbuat dari kayu seperti api unggun, dan disinilah rumah dihabiskan waktu bersama istri dan anaknya. Masa mudah telah berlalu dan kini masa tua untuk dihabiskan bersama.

Hampa

Tokoh aku disini merasakan kesepian dalam hidup, seorang wanita Sri penantiannya tak bertemu titik terang. Lama kemudian rasa kepada Sri hilang. Dan aku sudah terbiasa dengan kesepian kesendiriannya.

Kawanku Dan Aku

Kisah persahabatan antara tokoh aku dan kawannya yang selalu bersama. Perjuangan ia dan kawannya sudah banyak tenaga yang terbuang. Namun semuanya sia sia tak seperti yang diharapkan.

Bercerai

Karena pertengkaran antara sang istri dan tokoh aku keduanya bercerai, keputusan itu diambil karena pertengkaran pasti akan terus terjadi lagi.

Aku

Tokoh aku yang sering minum tuak dan candaan biduan, kini hidupnya telah menyadari dosa dosanya dan terkadang hanya senyuman yang dapat meredakan sakitnya.

Cerita

Cerita suasana di pasar yang ramai dan begitu bergaya, teman penyair suka membuat kelucuan dan pertemanan nya pun kadang renggang namun juga dekat kembali.

Di Mesjid

Tokoh aku yang sedang solat merasakan seruan ketika mendengar atau berucap takbir, ia merasakan kehadiran Tuhan. Di Masjid ini bercampur rasa ego dan keagamaannya, ia merasa tidak percaya.

 

Selamat Tinggal

Tokoh aku yang sedang menyadari dirinya bahwa ia penuh dosa banyak omongan yang didengar nya ia rasakan kebingungan dalam hatinya, akhirnya ia hanya memilih untuk tidak memikirkannya dan meninggalkan nya.

Mulutmu Mencubit Di Mulutku

Seruan kebencian yang sampai di kabar tokoh aku, hingga membuat amarah. Ia tak membalasnya walaupun terluka dengan semua itu.

Dendam

Rasa dendam yang berusaha dihilangkan oleh tokoh aku, tapi rasa dendam itu harus dilampiaskan ia bingung harus menuruti hatinya atau egonya.

Merdeka

Tokoh aku yang memiliki keinginan untuk bebas (merdeka) dari Ida wanita yang rela menyakiti nya, kini ia tak percaya lagi cinta hingga ia hidup tenang tanpa masalah.

Kita Guyah Lemah

Dalam sekali masalah kita menjadikan lemah dan rapuh, kesedihan rasa sakit yang dipendam harus dijalani dengan tegar bahwa nanti pada waktunya bangkit dan menemukan kebahagiaan.

Jangan Kita Berhenti Disini

Hidup mereka dihabiskan dengan bersenang-senang dengan hal negatif, tapi mereka menganggap hidup itu lelucon dan mereka akan berlanjut dengan kehidupan walaupun negatif.

 

1943

Tahun 1943 orang-orang mengalami penderitaan, kepahitan hidup yang belum bisa dirubah. Mencoba berubah tapi hanya bisa terdiam.

Isa

Isa yang disalibkan, penderitaan dengan darah yang mengucur, tapi apa kesalahannya hingga hal tersebut terjadi. Tokoh aku yakin akan ada perubahan dibalik semua itu.

Doa

Hubungan tokoh aku dengan Tuhannya, dalam doa si aku merasa hancur akan kehidupan yang hanya sementara, karena suatu saat hidup itu akan kembali ke sisi Tuhan dan hanya bisa pasrah.

 

1944

Sajak Putih

Seorang wanita yang memikat pria manapun yang melihatnya. Namun aku dan wanita itu belum ditakdirkan untuk bersama namun mereka hanya berhaji untuk selalu bersama.

Dalam Kereta

Sebuah kereta sebagai ruang waktu yang seharusnya berjalan ke arah timur namun kembali ke masa lalu. Pengalaman yang mencekam dan pedih hingga merambat ke dalam dada.

Siap-Sedia

Menceritakan jasa para pahlawan yang telah gugur dan mereka membawa kejayaan sampai sekarang. Kami (penerus zaman) akan meneruskan perjuangan cinta tanah air untuk bersatu maju mewujudkan kejayaan dan kebahagiaan, nama nama pahlawan akan tetap dikenang.

 

1945

 Kepada Penyair Bohang 

Karena kedekatannya puisi ini ditulis Chairil untuk mentor nya sastrawan Laurens Koster Bohang dan isinya semuanya menggambarkan sosok LK Bohang ini.

Lagu Siul

Menceritakan tentang perasaan cinta yang tak terbalaskan, ia mengibaratkan perasaan cintanya dengan laron yang mati terbakar lampu. Masa depannya bagai ahasveros yang dikutuk mengelilingi dunia dalam kesepian.

Malam

Untuk puisi ini tidak mudah menebak maksud puisi tersebut, entah itu berisikan tentang sebuah ketenggelaman dan kehilangan atau dunia Thermopylae.

 

1946

Sebuah Kamar

Sebuah cerita tentang kamar yang didalamnya ada kehidupan keluarga dalam keadaan susah, namun dengan kamar yang sempit si tokoh aku ingin memiliki adik bari. Ia juga menceritakan kepada di dunia dengan segala kemiskinannya.

Kepada Pelukis Affandi

Puisi ini merupakan puisi yang dipersembahkan Chairil kepada sahabatnya Affandi, ini berisi tentang bersikap sederhana lah terhadap apa yang dimiliki.

 

Dengan Mirat

Puisi ini dibuat Chairil untuk kekasihnya yaitu Mirat, di dalam hatinya selalu melekat ada Mirat walaupun ada keraguan dan berakhir perpisahan.

Catetan  TH. 1946

Ini bercerita situasi pada zaman 1946 saat Indonesia dijajah oleh Belanda. Ini juga berisi harapan untuk meneruskan perjuangan setelah kemerdekaan jangan berleha lega harus ada kerjasama karena kesulitan hidup pasti ada.

Buat Album D.S

Menggambarkan gadis yang berada di tempat yang jauh, dan terdapat keraguan dan kebingungan sebuah Surya yang tak akan kembali pada sebuah negeri yang jauh.

Nocturno (fragment)

Nocturno artinya malam, disini bercerita si tokoh aku yang banyak pertanyaan bingung tentang proses datangnya kematian, ia seakan merasa hidupnya akan singkat.

Cerita Buat Dien Tamaela

Puisi ini Chairil abadikan dan bercerita Leonardine Hendeiette Tamaela seorang gadis Maluku.

Kabar Dari Laut

Menceritakan kekecewaan, kesedihan, dan patah hati yang dialami oleh hubungan seseorang yang berpisah dengan kekasihnya.

Senja Di Pelabuhan Kecil

Bercerita tentang perasaan si tokoh aku kepada orang yang tidak lagi dicintainya, ia merasakan kesendirian, dan merasa kegagalan dalam cintanya membuat ia sedih.

Cintaku Jauh Di Pulau

Puisi ini kisah cinta dua orang yang sedang rindu tetapi terpisahkan oleh jarak dan maut, kisah nya ini digambarkan dengan perahu dan laut.

Betina-nya Affandi

Menggambarkan seorang wanita yang kebarat-baratan yang hanya mengutamakan duniawi dan Affandi ini adalah mengibaratkan lukisan seorang wanita yang akan kebarat-baratan pada zaman yang akan datang.

Situasi 

Menggambarkan seorang perempuan yang ingin mencari kepuasan dengan laki laki lain, perempuan ini mudah memikat dan tidak setia

 

Dari Dia

Dalam puisi ini perempuan diibaratkan sebagi penggoda laki laki, dan disini bercerita perempuan ini berpikiran labil sehingga mudah jatuh ke rayuan laki laki.

Kepada Kawan

Bercerita tentang kawan seperjuangan, si tokoh aku ini mengajak kepada kawannya untuk selalu berjuang untuk suatu kebenaran. Dan jika ada masalah cari solusinya dan berikanlah keputusan dengan baik jangan ada keraguan.

Pemberian Tahu

Bercerita tentang kepasrahan dan keputusasaan si tokoh aku terhadap nasib akan perjalanan kisah cintanya, dimana ia merasa sudah di ujung ajal dan harud berpisah dengan gadis yang ia sayangi.

 

1947

Sorga

Puisi ini menggambarkan seputar surga dimana si tokoh aku yang banyak pertanyaan tentang surga dan keraguan akankah mendapatkan surga sesuai yang dikatakan organisasi Islam (Masyumi+Muhammadiyah).

Sajak Buat Basuki Resobowo

Menurut sumber puisi ini dibuat setelah Chairil setelah melihat lukisan yang dibuat oleh Basuki Resobowo dan menemuinya.

Malam Di Pengunungan

Menggambarkan si tokoh aku yang sedang memikirkan suatu hal sembari menatap bulan dan juga da anak yang sedang bermain bayangan.

Tuti Artic

Puisi ini menggambarkan percintaan si tokoh aku dan gadis Tuti Artic yang hanya sebentar, dan bercerita bahwa nikmatilah kebahagiaan saat ini karena belum tentu apa yang terjadi dengan kebahagiaan nanti.

 

1948

Persetujuan Dengan Bung Karno

Ini menggambarkan si tokoh aku yang ingin membuat perjanjian atau kesepakatan dengan bung Karno, dan juga ada semangat perjuangan kemerdekaan dengan berkerja sama.

 

 Sudah Dulu Lagi

Bercerita tentang masa lalu dan tidak akan kembali, menurut sumber sajak ini dahulu tanpa judul dan di edit oleh editor.

 Ini Mia

Menceritakan seorang perempuan yang bernama Ina Mia yang terbaring ia sangat kecewa karena telah direnggut kesuciannya oleh penjajah dulu (1948).

Prajurit Jaga Malam

Bercerita tentang para prajurit yang berjaga malam ketika masa penjajahan di Indonesia, para prajurit yang harus menghadapi ancaman, mereka berjuang untuk kemerdekaan Indonesia..

Puncak

Bercerita tentang si tokoh aku yang entah ada di kota/puncak, tetapi ia sedang ingin dekat dengan kekasihnya untuk merasakan kelembutan nya. Yang pasti disini mungkin bercerita tentang puncak dari suatu kebahagiaan.

Buat Gadis Rasyid

Puisi ini dibuat Chairil untuk Gadis Rasyid seorang seorang wartawan pada awal revolusi kemerdekaan, Gadis sosok perempuan cerdas, mandiri, tegar, ulet dan pemikiran yang luas.

Selama Bulan Menyinari Dadanya

Ini bercerita gambaran mengenai kebahagiaan anak anak dan kebahagiaan cepat berlalu. Mungkin begitu.

 

1949

Mirat Muda, Chairil Muda

Bercerita tentang mantan kekasih Chairil yaitu Sumirat, di dalam puisi ini lebih banyak menunjukkan kemesraan kisah cintanya tetapi berakhir dengan perpisahan.

Buat Nyonya N.

Menurut sumber Nyonya N ini sosok perempuan yang pernah ada di hidup Chairil Anwar tapi sosoknya entah ada atau tidak. 

Aku Bekisar Antara Mereka

Menggambarkan berbagai perubahan kehidupan yang terjadi dan memberikan kesan kehidupan yang tidak mudah, banyak orang berkumpul di halte entah akan berjuang atau akan pergi, ada orang yang tiap malam berdoa namun hatinya sempit.

 

Yang Terhempas dan Yang Putus

Bercerita tentang si tokoh aku yang sedang mengalami gelisah gundah gulana memikirkan masa lalu dan hatinya yang teringat orang yang dicintainya, namun ia tidak bisa berbuat apa apa.

Derai-Derai Cemara

Bercerita tentang kesadaran bahwa perjalanan kehidupan, masalah, cobaan, segala 

sesuatu di dunia ini pasti akan berakhir.

Aku Berada Kembali

Bercerita tentang teknologi, kemodernan di zaman sekarang semuanya akan berdampak pada kehidupan manusia yang tinggal di pinggiran pantai.

 

Sajak-Sajak Sanduran

Kepada Peminta-minta

Bercerita si tokoh aku yang merasa iba kepada seorang pengemis, tetapi ia tidak suka dengan pengemis yang harus mencari nafkah dengan minta minta menurutnya ada yang lebih layak daripada harus meminta minta, ia juga merasa risih dengan si pengemis yang selalu memandang nya, akhirnya si tokoh aku memberikan yang ia punya dengan terpaksa.

Krawang-Bekasi

Ini menceritakan para pahlawan yang tidak dikenal telah gugur yang tak bisa berjuang lagi antara Krawang-Bekasi, mereka ingin dikenang atas jasanya, kini para pahlawan hanyalah tulang belulang yang harus dihargai, mereka menginginkan penerusnya untuk berjuang meneruskan semangat berjuang dan tidak lupa atas jasa pahlawan bangsa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here