Pernah membaca puisi? atau melihat orang lain membaca puisi? Lalu apa pengertian membaca puisi menurut para ahli?

pengertian membaca puisi

Hakikat puisi adalah karya sastra. Artinya bentuk puisi, utuh diciptakan oleh penyair sebagai sebuah karya seni yang menggunakan bahasa sebagai medianya. Baca: Pengertian Puisi. Selanjutnya untuk dinikmati (diapresiasi) oleh orang lain, puisi biasanya dinikmati dengan cara dibaca oleh individu yang bertujuan agar memperoleh kesenangan untuk dirinya sendiri. Baca juga: Pengertian Apresiasi Puisi

Selanjutnya puisi bisa diekspresikan kembali menjadi sebuah pertunjukan. Hal itu adalah salah satu usaha seniman, agar puisi yang utuh sebagai karya sastra bisa dibabar kepada public sebagai karya pertunjukan yang bisa dinikmati oleh orang banyak. Dengan cara disimak, penyimakan, dan ditonton. Ada beberapa cara mengekspresikan kembali puisi menjadi pertunjukan. Jenis-jenis pertunjukan itu adalah deklamasi, baca puisi, musikalisasi puisi, dan dramatisasi puisi.  

Pengertian Membaca Puisi Menurut Para Ahli

Menurut Rendra (dalam Noor, 2018: 37) membaca puisi atau berdeklamasi sama seperti halnya berkisah atau berpidato yang pada dasarnya adalah menyampaikan isi pikiran atau perasaan, atau juga sebuah cerita kepada publik dengan lisan dan hadir di tengah-tengah publik tersebut. Dengan demikian menjadi penting memikirkan bagaimana cara menghadirkan diri dan cara bersuara sehingga menjadi menarik, di samping juga penting mengupayakan agar cara penyampaian atau penampilannya tersebut mengandung siasat yang memikat pula.

Menurut  Doyin  (dalam Syaifudin dan Setiawan, 2017 : 49)  membaca  puisi  bukanlah sekadar melisankan puisi atau menyuarakan puisi, melainkan juga mengekspresikan perasaan dan jiwa yang ditangkap oleh pembaca dari puisi tersebut. Pembacaan puisi itu harus indah di mata dan indah dirasa, bukan hanya sekadar membacakan teks saja, tetapi juga harus menggunakan perasaan dan jiwa untuk menghayati puisi tersebut, sehingga pesan yang ingin disampaikan oleh penulis  tersampaikan  kepada  para  pendengar, dengan pembacaan yang penuh dengan penghayatan.

Sedangkan menurut Kosasih (2008: 47) membaca puisi tidak sekedar membunyikan kata-kata, lebih dari itu membaca puisi berarti mengekspresikan perasaan dan pesan penyair dalam puisinya. Membacakan puisi merupakan kegiatan membaca indah. Untuk itu pembaca harus memperhatikan empat hal, yaitu lafal, intonasi, tekanan dan jeda.

Simpulan

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa membaca puisi merupakan upaya membacakan puisi dengan penuh penghayatan, dengan tujuan menyampaikan pesan dan perasaan penyair yang terdapat dalam puisinya. Membaca puisi hakikatnya sama dengan deklamasi, namun berbeda secara teknis. Jika dalam deklamasi teks puisi dihapal, maka dalam membaca puisi teks itu dibawa dan dibaca.  

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here