Sumber: Twitter

 

Berulang kali membaca ribuan puisi
Nampaknya aku tidak tahu cara merayakan puisi,
Maafkan aku Pak Sapardi, Pak Jokpin.

Menyebalkan memang satu bait puisi,
Seringkali aku bertengkar dengan puisi
Imajinasi itu terus menghantui, tolong.

Aku sama sekali tidak pandai bermain diksi maupun rima
Berulang kali juga aku hisap kata-perkata, tak satupun aku pahami

Sampai akhirnya aku menemukan Bapak Khong Guan Pak Jopin
Dan memahami hujan yang turun pada Bulan Juni Pak Sapardi.
Merayap dalam lajur susastra yang rumit
Sekali lagi, maafkan aku yang tak pandai merayakan puisi.

2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here