online visitors

Puisi Rumah Duka

  Atapnya meneduhkan Rumah sederhana dengan banyak luka Gagang pintunya terlepas Dinding kusam penuh tulisan   Dipojok kamar itu Seorang anak memandang foto Meratapi kepergian   Nun jauh direlung hatinya Ada luka mengoyak kejam Merapuhkan jiwa Melepuhkan...

Pekan Ini

Hujan menyapa begitu deras Berbarengan dengan angin dari berbagai arah dengan silih berganti Ngeri-ngeri sedap rasanya Badai datang diwaktu yang tak tepat ku rasa Hujan dan angin tak...

BELAJAR MENGEJA TULISAN DI PASIR

BELAJAR MENGEJA TULISAN DI PASIR Oleh Muhamad Saepudin I Setelah ombak surut, berpaling dari kepiting-kepiting yang selalu mengalah atau terumbu karang yang meresap busa-buihnya, akupun mulai mengeja tulisan dengan gelisah dengan tergesa-gesa. II Kudapati dua kata...

Perihal Pembatasan Sosial

Musim perangku tertadah wabah Dimana langkah ratusan salah Sementara aku menepi Karna sunyi sudah lebih keras dari burung besi yang lepas landas Anasir ini benar-benar membalik 180 derajat...

SELAMATKAH AKU ?

  Ku genggam erat dayungku Sendiri diatas perahu Menyusuri mangata* Memandang purnama   Hingga Ketika angin berbisik untuk bergegas Aku tersentak dan takut Ku kayuh dayung dengan cepat Meninggalkan angan yang ku buat Dan akhirnya...

Surat Permohonan

Panji Antafani N. Kepada yang terlena Pemuda/i Tanah Air Di Ujung jurang   Dalam rangka menggugat lahirnya manusia-manusia instan, kami barisan purnabakti perjuangan. Dengan hormat mengundang pemuda/i tanah air untuk...

SAJAK ANGGUR DAN REMBULAN

Ditengah riungan orang-orang intelek Berdiskusi kencang tentang apapun itu   Aku menghampiri dan ikut duduk Tidak bicara, menyimak saja "Bahwa tak seharusnya begini, begitu saja harusnya" "Oh tidak bisa, menurut...

Puisi “Dari Indramayu ke Kuningan” Panji Antafani

Dari Indramayu ke Kuningan Panji Antafani Sepanjang jalan Cijoho hingga Ciperna Di antara sela-sela kota Polis dan Eupolis Aku buang indah begonia di matamu Warnanya, terangnya, eloknya Kurelakan... lalu di pesisir...

Puisi “Di Pukul Dua” Karya Idlal Nisa Nurrochmah

Puisi berjudul "Di Pukul Dua" yang ditulis oleh Idlal Nisa Nurrochmah. Di Pukul Dua Aku terjaga Langit masih gelap Hening... Suasana yang menenangkan Ragaku berkata "Berhenti, aku lelah." Tapi pikiranku kekeuh Hatiku pun...

Puisi “The Nightmare Of A Pandemic” Karya Muhamad Saepudin

Puisi berjudul "The Nightmare of A Pandemic" ditulis oleh Muhamad Saepudin, salah satu anggota Dapur Sastra Universitas Kuningan. The Nightmare Of A Pandemic Muhamad Saepudin /1/ Semula aku...

Popular articles

400FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe